Breaking News
Loading...


Kaos 3D Genetics terbuat dari bahan Cotton  30s


Cotton Combed adalah jenis bahan kaos polos yang sangat halus, yang didapatkan dengan cara memberikan suatu metode khusus kepada kapas, sebelum kapas dipintal menjadi benang. Secara umum, Cotton Combed sedikit lebih mahal daripada katun biasa. Cotton Combed sangat halus, dan sangat cocok digunakan untuk membuat kaos, seprei, dan berbagai bahan pakaian. Bahan pakaian yang menggunakan bahan dasar Cotton Combed biasanya akan mudah dikenali dari permukaannya yang lembut.

Tekstur Cotton Combed terasa lebih halus karena tidak ada serat – serat pendek yang saling menempel satu sama lain yang bisa membuat gatal, dan semua kotoran serta sisa – sisa lainnya telah dibersihkan dari benang. Cotton Combed juga memiliki struktur yang lebih kuat, karena, serat – serat yang tersisa yang telah diluruskan akan saling berdekatan satu sama lain, sehingga membuat Cotton Combed memiliki struktur yang lebih kuat. Karena proses penyisiran membuang sekian jumlaj volume dan membutuhkan proses – proses tambahan, maka bahan pakaian yang dihasilkan sudah pasti akan sedikit lebih mahal.

Makna 30 menunjukan bahwa benang 30 digunakan untuk menghasilkan bahan kain dengan gramasi antara 140 - 160 gr/m2 untuk jenis rajutan jarum tunggal. Untuk jenis rajutan jarum ganda, bahan kain yang dihasilkan mencapai gramasi antara 210 - 230 gr/m2.

Huruf 's' di belakang angka menunjukkan jenis rajutan untuk bahan kaos. 's' adalah singkatan dari single knit atau rajutan jarum tunggal. Jenis rajutan ini rapat, padat, kurang lentur. Sebagian besar bahan kaos katun yang beredar di pasaran menggunakan tipe rajutan jarum tunggal ini.

Kaos yang biasanya digunakan untuk bahan sablon kaos distro, umumnya menggunakan bahan kain katun combed 20s dan 30s.

Perawatan Cotton Combed kurang lebih sama dengan katun biasa pada umumnya. Cotton Combed dapat dicuci dan dikeringkan dalam suhu apapun. Walaupun demikian, Cotton Combed bisa saja rusak apabila dicuci dalam suhu yang tinggi, dan bisa saja mengalami penyusutan volume.  Suhu ruangan yang senantiasa hangat dan deterjen yang tidak terlalu keras dapat membuat bahan – bahan kaos yang terbuat dari katun lebih tahan lama. Perawatan khusus pada kaos (seperti yang biasanya tertera di masing – masing label kaos) sebaiknya diikuti dengan baik.